Rektor Universitas Cendrawasih, Oscar Wambrauw Meninggal Dunia
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Dunia pendidikan tinggi di Tanah Papua kembali berduka. Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) periode 2023–2027, Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., meninggal dunia pada Kamis (17/9/2026) pukul 03.58 WIT di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura, Provinsi Papua . Almarhum wafat dalam usia 57 tahun setelah menjalani perawatan medis akibat penyakit ginjal yang dideritanya sejak 2025 .
Kepergian Oscar Wambrauw meninggalkan duka mendalam bagi sivitas akademika Uncen, para alumni, serta masyarakat Papua secara luas. Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang melayat ke rumah duka pada Sabtu (19/9/2026), menyatakan bahwa kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar Uncen, tetapi juga duka bagi seluruh warga Papua . "Uncen merupakan salah satu mesin pencetak sumber daya manusia unggul di Tanah Papua. Karena itu, kepergian Rektor Uncen merupakan kehilangan besar bagi kita semua," ujar Abisai .
Almarhum lahir di Biak Numfor, Papua, pada 8 Oktober 1968. Ia mengawali karier akademiknya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen. Oscar Wambrauw resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen Strategi dan Sistem Informasi pada Kamis (29/1/2026) . Sebelum menjadi Rektor Uncen, ia dipercaya menggantikan rektor saat itu, Dr. Ir. Apolo Safanpo, yang ketika itu menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan pada 21 November 2022. Setahun kemudian, senat universitas memilihnya secara aklamasi untuk memimpin Uncen periode 2023–2027 .
Prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum digelar di Auditorium Universitas Cenderawasih, Distrik Abepura, pada Senin (21/9/2026) siang . Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta ribuan sivitas akademika Uncen . Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Senin sore .
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut melayat ke rumah duka dan menyampaikan penghormatan terakhirnya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan akademisi lokal merupakan kunci utama untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua di masa depan . "Kehilangan Rektor Prof. Dr. Oscar Oswald adalah duka mendalam bagi dunia pendidikan sekaligus bagi Kementerian Transmigrasi," ujarnya .
Selama kepemimpinannya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berkomitmen pada pengembangan pendidikan tinggi di Papua. Guru Besar Uncen, Prof. Vince Tebay, menegaskan bahwa cara terbaik menghormati almarhum adalah dengan melanjutkan kerja nyata dalam membangun pendidikan Papua . Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uncen mengimbau sembilan fakultas untuk meliburkan perkuliahan sebagai bentuk penghormatan atas kepergian almarhum .
Kepergian Oscar Wambrauw menambah catatan duka bagi Universitas Cenderawasih. Sebelumnya, pada 3 Maret 2015, Uncen juga kehilangan Rektor Prof. Dr. Karel Sesa, M.Si., yang meninggal dunia di RS Dian Harapan, Waena, Kota Jayapura . Karel Sesa yang lahir pada 5 April 1954 tersebut menjabat sebagai Rektor Uncen sejak tahun 2013 hingga akhir hayatnya .
Hingga berita ini diturunkan, fungsi Rektor Uncen untuk sementara dijalankan oleh tiga wakil rektor sambil menunggu surat keputusan dari Kemendiktisaintek terkait penetapan pejabat rektor sementara . (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri