Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz, Pantai Pulau Iran Tercemar Minyak

TEHERAN, LELEMUKU.COM – Pantai di sejumlah pulau Iran dilaporkan tertutup tumpahan minyak akibat banyaknya kapal tanker yang meledak dan tenggelam di Selat Hormuz, menyusul eskalasi konflik bersenjata di kawasan tersebut. Tumpahan minyak ini telah mencemari kawasan lindung satwa liar dan mengancam ekosistem laut.

Satelit dan video yang beredar menunjukkan tumpahan minyak membalut perairan di sekitar Pulau Shidvar, sebuah kawasan lindung dan tempat berkembang biaknya penyu serta burung laut . Tumpahan ini diduga berasal dari serangan terhadap kilang minyak Iran di Pulau Lavan pada April lalu . Selain itu, dua kapal tanker juga dilaporkan tumpahkan minyak di lepas pantai Pulau Larak .

Konflik di Selat Hormuz dimulai sejak serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal dan drone ke kapal-kapal di selat tersebut . Hingga pertengahan tahun, tercatat 43 serangan terhadap kapal internasional di Selat Hormuz . Pada Agustus, serangan kembali terjadi dan menimpa kapal tanker milik ADNOC, yang memicu kecaman dari berbagai negara .

Akibat konflik ini, lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz sempat anjlok 90 persen dan sejumlah perusahaan pelayaran besar menghentikan operasi di kawasan tersebut . "Laut penuh minyak," demikian kesaksian warga Iran yang merekam dampak tumpahan minyak di Pulau Shidvar. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya