Herlin Beatrix Monim Menyerap Aspirasi Dan Keluhan Layanan Kesehatan Warga Hamadi Di Kota Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Wakil Ketua I DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem, Herlin Beatrix Monim, melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi dan menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Kamis (27/8/2020).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jalan Kangkung tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan terkait pembangunan, pelayanan publik, hingga program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis. Salah satu keluhan utama yang dinilai mendesak oleh masyarakat adalah adanya kasus penolakan pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat di fasilitas kesehatan.
Menanggapi keluhan tersebut, Herlin Beatrix Monim menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mengutamakan aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien di atas urusan administrasi. Ia meminta adanya penataan manajemen pelayanan yang lebih baik mulai dari tingkat Puskesmas hingga rumah sakit rujukan seperti RSUD Jayapura.
Kegiatan reses ini menjadi wadah dialog langsung antara pimpinan legislatif dan masyarakat setempat untuk mengevaluasi sejauh mana program pembangunan telah dirasakan manfaatnya. Herlin Beatrix Monim juga menyoroti sejumlah aspirasi warga terdahulu yang belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Papua selama beberapa tahun terakhir.
Ia berharap aspirasi yang dihimpun kali ini dapat diperjuangkan secara maksimal hingga mendapatkan jawaban konkret dari pemerintah daerah. Seluruh masukan dari warga Hamadi ini nantinya akan dibawa sebagai bahan evaluasi dalam rapat-rapat resmi DPR Papua.
“Reses bukan sekadar datang bertemu masyarakat, tetapi bagaimana kita mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka. Aspirasi yang disampaikan masyarakat harus kita respons dan perjuangkan,” ujar Herlin Beatrix Monim.
“Pelayanan kesehatan itu lebih utama, nyawa manusia lebih diutamakan, baru kemudian dibicarakan terkait administrasi. Jangan mengutamakan administrasi lebih daripada nyawa manusia,” kata Herlin Beatrix Monim.
Ia juga menambahkan bahwa penolakan pasien di tengah Kota Jayapura yang memiliki fasilitas kesehatan memadai merupakan hal yang memprihatinkan dan tidak dibenarkan. Ia berharap pihak pengelola fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah segera menindaklanjuti persoalan ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Papua Terbit)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri