Bupati Willem Wandik Membuka Festival Etnik Religi Tolikara 2026 di Distrik Karubaga

TOLIKARA, LELEMUKU.COM – Bupati Tolikara Willem Wandik membuka secara resmi Festival Etnik Religi Tolikara 2026 yang berlangsung di Lapangan Pendidikan, Jalan Perintis, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Merawat Budaya, Menguatkan Iman, Membangun Tolikara ini dihadiri oleh sekitar 450 peserta dan undangan dari berbagai kalangan, termasuk unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelajar, pemuda, pelaku seni budaya, serta masyarakat umum.
Turut hadir dalam acara tersebut Pangkoops TNI Habema Yudha Airlangga, Dansatgas Habema Persada Alam, Danrem 172/PWY Robby Suryadi, serta jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan ibadah singkat dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Ketua Panitia Festival Etnik Religi Tolikara, Direktur Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Bupati Tolikara.
Festival yang berlangsung selama dua hari dari Rabu (12/8/2026) hingga Kamis (13/8/2026) ini menampilkan pertunjukan kolosal ukulele oleh 150 pelajar SD, SMP, dan SMA. Selain itu, ada pula tarian kolosal sejarah masuknya Injil di Tolikara, tradisi ratapan Lendawai, serta pameran produk ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Tolikara Willem Wandik menyampaikan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya, nilai-nilai religi, dan kebersamaan masyarakat. "Iman memberikan arah, sementara budaya memberikan akar," ujar Willem Wandik.
Willem Wandik juga menambahkan bahwa keramahan masyarakat dan suasana yang kondusif sangat penting untuk membangun citra Tolikara sebagai daerah yang terbuka bagi wisatawan. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Seluruh rangkaian pembukaan festival yang berakhir pada pukul 16.00 WIT tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Festival ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat persaudaraan, melestarikan budaya lokal, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Tolikara. (Papua Terbit)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri