Firman Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa di Kota Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Seorang pemancing bernama Firman berusia 22 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa Holtekamp, Kelurahan Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Selasa (14/7/2026) dini hari.

Korban yang merupakan warga Jalan Nuri Kali Acai, Kota Jayapura tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Polresta Jayapura Kota, Polsek Abepura, Polsek Jayapura Selatan, Sat Polairud, dan Basarnas setelah dilakukan pencarian intensif.

Tim gabungan menemukan jasad korban pada pukul 05.40 WIT dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban kemudian langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua dan tiba pada pukul 06.18 WIT untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 01.35 WIT ketika rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polairud Jembatan Merah. Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama beberapa rekannya sedang memancing di atas jembatan sebelum akhirnya terdengar suara orang terjatuh ke laut, dengan cahaya senter kepala korban yang masih terlihat menyala di dalam air.

Menerima laporan tersebut, pada pukul 01.40 WIT, Piket Regu I Sat Polairud Polresta Jayapura Kota langsung menuju lokasi menggunakan perahu panjang. Meskipun sempat terkendala kondisi gelap dan arus laut yang deras, tim gabungan terus melakukan penyisiran menggunakan dua unit perahu hingga akhirnya berhasil menemukan korban.

Kapolsek Abepura Paulus Hilapok mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban tersebut.

"Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan bantuan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada warga agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di lokasi perairan maupun area jembatan, terutama pada malam hari," ujar Paulus Hilapok.

Pihak keluarga korban kini telah diarahkan oleh pihak kepolisian untuk membuat laporan polisi, surat permintaan visum, serta surat penolakan autopsi sesuai dengan permintaan keluarga. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya