Dinas Sosial Dogiyai Gelar Bimbingan Sosial Kelompok Rentan Di Kabupaten Dogiyai

DOGIYAI, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Sosial menggelar kegiatan bimbingan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Digikotu, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori kelompok rentan.
Program tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari keluarga pendamping, lanjut usia terlantar, anak terlantar, penyandang disabilitas, hingga gelandangan dan pengemis. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan kepada kelompok yang membutuhkan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program kesejahteraan sosial sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki oleh pemerintah karena data yang akurat menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan.
Selain membahas pentingnya pendataan, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas yang disampaikan oleh Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas karena mereka memiliki hak yang sama sebagai warga negara.
Sementara itu, materi mengenai pelayanan sosial bagi lanjut usia terlantar, anak terlantar, serta gelandangan dan pengemis disampaikan oleh Staf Bidang Rehabilitasi Sosial Seksi Kesejahteraan Sosial Anak dan Lansia Dinas Sosial Kabupaten Dogiyai, Apin Goo. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program rehabilitasi sosial membutuhkan koordinasi yang baik, transparansi, dan pengawasan bersama.
"Pendataan harus dilakukan secara menyeluruh dan akurat agar pemerintah mengetahui kebutuhan nyata masyarakat. Dengan data yang valid, program bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal," ujar Natalis Agapa.
"Disabilitas bukanlah penghalang untuk berkarya. Mereka memiliki kemampuan yang perlu didukung sehingga dapat hidup mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat," kata Markus Auwe.
Pada sesi diskusi, salah satu keluarga pendamping, Adii, mengusulkan agar Dana Bagi Hasil maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan yang beroperasi di Papua dapat dialokasikan untuk mendukung program kesejahteraan sosial bagi 26 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial. Pemerintah Kabupaten Dogiyai berkomitmen untuk terus memperkuat pendataan, pemberdayaan, serta perlindungan sosial demi mewujudkan kesejahteraan yang merata. (Olemah)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri