Bupati Jayawijaya Athenius Murib Meninjau Shelter Penanggulangan HIV AIDS KPA Jayawijaya Di Wamena
WAMENA, LELEMUKU.COM – Bupati Jayawijaya Athenius Murib bersama Wakil Bupati Jayawijaya meninjau shelter penanggulangan HIV/AIDS yang disiapkan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Jayawijaya di Jalan Pikhe Wamena pada Senin (13/7/2020). Kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk menyerahkan dana hibah pemberian makanan tambahan kepada 18 puskesmas dan lembaga swadaya masyarakat.
Shelter tersebut disiapkan untuk menampung para pasien HIV/AIDS yang kondisi kesehatannya sedang menurun agar mendapatkan perawatan intensif. Melalui fasilitas ini, para pasien akan didampingi untuk kembali mengonsumsi obat antiretroviral agar dapat bertahan hidup dan beraktivitas normal kembali.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan dukungan penuh terhadap gerakan penanggulangan ini meskipun di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Langkah peninjauan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas kantor komisi penanggulangan yang sempat vakum beberapa waktu lalu.
Upaya penataan kembali program penanggulangan HIV/AIDS di Jayawijaya ini telah berjalan sejak tiga bulan lalu melalui kepengurusan baru. Kepengurusan baru tersebut kini dipimpin oleh Tonius Wenda dengan melibatkan berbagai pihak seperti dinas kesehatan, perawat, hingga biarawati yang peduli terhadap masa depan generasi daerah.
Sejak ditunjuk sebagai ketua harian pada April lalu, Tonius Wenda bersama timnya telah melakukan pembenahan kantor dan penyediaan shelter selama dua bulan. Mereka juga berupaya melakukan pendataan kasus baru serta melacak pasien yang putus obat di berbagai distrik, termasuk menjangkau wilayah yang jauh seperti Wolo.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib meminta pengurus komisi segera bergerak di lapangan untuk melakukan pendataan yang akurat mengenai jumlah kasus di wilayah tersebut. Angka HIV/AIDS yang tinggi bukan merupakan aib bagi pemerintah daerah, melainkan sebuah kenyataan yang harus ditangani secara serius guna menekan laju penyebarannya, kata Athenius Murib.
Sementara itu, Ketua Harian KPA Jayawijaya Tonius Wenda berharap adanya kerja sama yang erat dengan dinas kesehatan untuk memetakan pasien yang berasal dari kabupaten lain. Masalah penumpukan pasien dari luar daerah di Jayawijaya menjadi salah satu kendala yang sulit dipecahkan tanpa adanya koordinasi antarpemerintah daerah untuk bertanggung jawab kepada warganya masing-masing, ujar Tonius Wenda. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri