Wang Yi Jabarkan Empat Pilar Visi Baru Hubungan Tiongkok-Amerika Serikat

Wang Yi Jabarkan Empat Pilar Visi Baru Hubungan Tiongkok-Amerika Serikat

BEIJING, LELEMUKU.COM – Diplomat senior Tiongkok Wang Yi menjabarkan secara rinci visi baru hubungan bilateral antara Tiongkok dan Amerika Serikat dalam konferensi pers pascapertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump di Beijing, Jumat (15/5/2026). Visi berupa pembangunan hubungan konstruktif berbasis stabilitas strategis ini akan menjadi panduan arah bagi kedua negara selama tiga tahun ke depan dan seterusnya.

Wang Yi menjelaskan bahwa pilar pertama dari "stabilitas strategis konstruktif" ini adalah stabilitas positif dengan kerja sama sebagai penggerak utama. Kedua belah pihak didorong untuk terus memperkuat ketahanan hubungan bilateral melalui perluasan ruang pertukaran dokumen serta kolaborasi komersial yang nyata di berbagai sektor.

Pilar kedua menekankan pada stabilitas yang sehat dengan kompetisi yang moderat. Tiongkok secara tegas menolak adanya permainan menang-kalah (*zero-sum game*) yang dinilai hanya akan menguntungkan satu pihak dengan mengorbankan pihak lain, sehingga persaingan industri harus dikelola secara adil tanpa merusak fundamental ekonomi global.

Selanjutnya, pilar ketiga berfokus pada stabilitas yang konstan dengan perbedaan yang dapat dikelola secara baik. Wang Yi menyatakan bahwa hubungan antara Washington dan Beijing tidak boleh berfluktuasi secara ekstrem seperti wahana *roller coaster*, melainkan harus tetap berada pada jalur komunikasi yang terukur dan dapat diprediksi demi menjaga kepercayaan pasar internasional.

Pilar terakhir dari visi ini adalah stabilitas yang bertahan lama dengan komitmen penuh terhadap perdamaian. Kedua kekuatan besar dunia ini sepakat untuk menutup rapat peluang terjadinya konfrontasi terbuka, konflik bersenjata, ataupun perang yang dapat mengancam stabilitas geopolitik dan kesejahteraan umat manusia.

"Stabilitas strategis konstruktif ini harus menjadi stabilitas yang bertahan lama dengan janji-janji perdamaian, dan kedua belah pihak tidak boleh membiarkan konflik, konfrontasi, atau bahkan perang terjadi," tegas diplomat senior Tiongkok Wang Yi. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya