Tersangka Pemburu Tembak WHCA Menolak Dakwaan Pembunuhan Presiden Donald Trump

Tersangka Pemburu Tembak WHCA Menolak Dakwaan Pembunuhan Presiden Donald Trump

WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Cole Tomas Allen (31), pria yang dituduh melepaskan tembakan saat berusaha menerobos pos pemeriksaan keamanan Gedung Putih pada acara makan malam tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih, menyatakan tidak bersalah di pengadilan Federal Distrik Columbia, Senin (10/5/2026) dini hari WIB atau Senin (11/5/2026) waktu setempat. Allen tidak mengucapkan sepatah kata pun dalam sidang dan hanya menggelengkan kepala saat jaksa membacakan dakwaan, sementara pengacara publiknya, Tezira Abe, menyampaikan pembelaan kliennya atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap presiden, penyerangan terhadap petugas federal, dan kepemilikan senjata api.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Hotel Washington Hilton pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan para pejabat tinggi kabinet berada di dalam ruang dansa. Allen, yang diduga datang dari Los Angeles, California, berhasil membawa senapan gentel (shotgun) laras gendong melewati pos pemeriksaan dengan menyembunyikan senjata di balik jaket. Menurut jaksa, ia melepaskan tembakan saat berlari melewati detektor logam sehingga mengenai rompi anti peluru seorang agen Dinas Rahasia. Agen tersebut selamat, sementara tidak ada laporan korban jiwa lainnya. Presiden Trump dan rombongan langsung dievakuasi ke tempat aman.

Allen, yang didakwa dengan empat pasal kejahatan federal, diduga berniat untuk menargetkan pejabat tinggi mulai dari "yang tertinggi hingga terendah" guna menyerang pemerintahan melalui manifesto yang ditinggalkannya.

Anehnya, pengacara Allen telah mengajukan mosi untuk mendiskualifikasi Jaksa Agung Sementara (Plt) Todd Blanche dan Jaksa Wilayah AS Jeanine Pirro dari penanganan kasus, dengan alasan mereka adalah korban dan terlalu dekat dengan "target utama" (Presiden Trump) sehingga tidak mungkin adil. Hakim Distrik AS Trevor McFadden, yang ditunjuk oleh Trump, diperkirakan akan memberikan putusan mengenai mosi ini paling lambat pada 22 Mei 2026 mendatang.

Mengenai kelanjutan kasus ini, Pengacara Allen, Eugene Ohm, mengatakan bahwa pihaknya dapat mengajukan upaya untuk mendiskualifikasi seluruh jaksa wilayah Washington, DC, tetapi kemungkinan tidak akan melibatkan seluruh Departemen Kehakiman. "Itu akan menjadi permintaan yang sangat besar," kata Hakim McFadden menanggapinya.

Jaksa penuntut berpendapat bahwa tidak ada kondisi yang cukup untuk menjamin keselamatan Allen dan masyarakat jika dirinya dilepaskan. Allen sendiri setuju untuk tetap ditahan hingga persidangan. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara seumur hidup.(Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya