Ribka Haluk Pimpin Rakor Pembahasan Perang Suku di Jayawijaya

Ribka Haluk Pimpin Rakor Pembahasan Perang Suku di Jayawijaya

WAMENA, LELEMUKU.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Ribka Haluk, M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembahasan terkait situasi dan kondisi terkini di Kabupaten Jayawijaya yang terdampak konflik antar suku. Rapat digelar pada Sabtu (16/5/2026).

Rapat koordinasi ini digelar menyusul eskalasi konflik horizontal yang melibatkan kelompok masyarakat di Distrik Woma, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. 

Rapat tersebut dipimpin Wamendagri Ribka Haluk dan dihadiri oleh Bupati Jayawijaya, Athenius Murip, S.H., M.H., serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat.
Kehadiran Wamendagri ini menandakan keseriusan pemerintah pusat dalam merespon dampak konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil.

Sebelumnya, konflik antara suku Pirime dan suku Kurima di Distrik Woma telah menyebabkan bentrokan terbuka. Puncak ketegangan terjadi ketika jembatan gantung di Kali UE putus karena kelebihan beban saat dilintasi massa, mengakibatkan puluhan warga hanyut .

Data terbaru dari aparat kepolisian mencatat bahwa hingga Sabtu (16/5/2026), perang suku ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, belasan luka-luka, serta puluhan rumah dan honai terbakar . Akibatnya, sebanyak 609 warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya .

Dalam upaya penanganan di lapangan, Polda Papua telah menyiagakan tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob untuk meredam konflik dan membantu Polres Jayawijaya melakukan penyekatan di titik-titik rawan.

Penyebab utama konflik ini dipicu oleh kebuntuan pembayaran denda adat terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan anggota DPRD dari Lanny Jaya pada tahun 2024. Mediasi pembayaran denda adat yang mencapai kesepakatan pada 6 Mei 2026 gagal dilaksanakan karena nilai yang dibayarkan tidak sesuai, sehingga memicu aksi saling serang.

Dengan dipimpinnya rapat koordinasi oleh Wamendagri, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat segera menemukan solusi komprehensif untuk menghentikan pertikaian, mengevakuasi korban yang masih hilang di aliran sungai, serta memulihkan situasi keamanan di Kabupaten Jayawijawa dan Provinsi Papua Pegunungan . (Tri)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya