Puluhan Biduan Dangdut Surabaya Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Rp1,8 Miliar
SURABAYA, LELEMUKU.COM – Puluhan biduan dangdut di Surabaya, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan arisan bodong dengan total kerugian Rp1,8 miliar. Para korban mendatangi rumah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji untuk melaporkan kasus tersebut sekaligus meminta bantuan penyelesaian.
Terduga pelaku berinisial NS alias Amanda, yang diketahui tinggal di wilayah Sememi, Surabaya. Sebanyak 84 korban yang mayoritas warga Surabaya ini tergiur mengikuti arisan karena dijanjikan keuntungan besar 20 hingga 50 persen dalam waktu singkat.
Salah satu korban, Dhea Bonita (22), mengaku telah mentransfer dana lebih dari Rp40 juta. "Awalnya percaya karena Amanda teman kenalan sesama biduan saat tampil manggung. Awal-awal join, arisannya cair sesuai janji. Bilangnya sih jual beli arisan, tapi ternyata tidak ada yang jual sama sekali, jadi bodong," ujar Dhea, Kamis (14/5/2026).
Korban lainnya, Jihan Safita, mengaku ragu namun akhirnya percaya setelah melihat gaya hidup mewah Amanda yang kerap dipamerkan di media sosial. "Ya sempat ragu, terus terpaksa yakin. Karena ia sering mengunggah aset-aset kepemilikannya di medsos, flexing-flexing begitu lah," papar Jihan yang kehilangan Rp15,8 juta.
Setelah masa kontrak profit tiga bulan (Februari hingga April 2026), terduga pelaku hingga kini belum memberikan kejelasan terkait pengembalian dana maupun pencairan keuntungan.
Menanggapi kasus ini, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar. "Aku tuh mengedukasi masyarakat Surabaya agar jangan mudah tergiur," ujarnya.
Pendamping hukum para korban, Yudhistira Eka Putra, menyebut keluarga pelaku sempat menjanjikan penggantian kerugian paling lambat 17 Mei 2026. "Kami masih menunggu sampai tanggal 17 ini tiba. Jika tidak ada jawaban, maka kami akan mengambil langkah hukum lebih lanjut," tegasnya. (Elo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
