Bupati Athenius Murip Sebut Prioritaskan Keselamatan Masyarakat di Tengah Konflik Suku
WAMENA, LELEMUKU.COM – Bupati Jayawijaya, Athenius Murip, S.H., M.H., menyatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di tengah situasi konflik antar suku yang sedang terjadi di Distrik Woma. Pernyataan ini disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Dr. Ribka Haluk, M.M., pada Sabtu (16/5/2026) di Jayawijaya.
Murip menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut membahas secara mendalam situasi dan kondisi terkini di Kabupaten Jayawijaya akibat dampak perang suku yang telah memakan korban jiwa. Ia mengapresiasi kehadiran Wamendagri yang dinilainya sebagai bentuk perhatian serius pemerintah pusat terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Pegunungan.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Wakil Menteri Dalam Negeri yang langsung memimpin rapat koordinasi ini. Ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat peduli dan ingin segera menyelesaikan persoalan yang sedang kita hadapi di Kabupaten Jayawijaya," ujar Murip.
Bupati Jayawijaya itu mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat untuk menangani para korban dan pengungsi akibat konflik. Ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di tempat yang dianggap aman, termasuk di Mapolres Jayawijaya.
"Kami prioritaskan keselamatan masyarakat terlebih dahulu. Saat ini kami bersama aparat keamanan terus berupaya mengevakuasi warga yang masih berada di lokasi rawan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi," jelasnya.
Murip juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda tengah berupaya maksimal untuk mendinginkan situasi. Berbagai pendekatan dilakukan, termasuk melalui tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dari kedua kelompok yang bertikai.
"Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi, dan mengutamakan jalan damai. Tidak ada manfaat yang bisa dipetik dari pertikaian ini, hanya kesedihan dan kerugian yang kita rasakan bersama," tuturnya.
Bupati Athenius Murip berharap mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat segera membuahkan hasil. Ia optimis bahwa dengan semangat kekerabatan dan kearifan lokal, konflik ini dapat diselesaikan secara adat tanpa harus terus berkepanjangan.
"Mari kita bangun kembali Kabupaten Jayawijaya yang aman, damai, dan sejahtera. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, tidak terpecah belah oleh konflik ini. Kami pemerintah daerah akan terus mendampingi dan melayani masyarakat sampai situasi benar-benar pulih," harap Murip. (Tri)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
