BI Izinkan Bank Domestik Transaksi NDF di Luar Negeri, Perkuat Pasokan Valas Global
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Stabilitas nilai tukar Rupiah tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di pasar keuangan domestik. Di era keuangan global yang saling terhubung, pergerakan Rupiah juga sangat dipengaruhi oleh transaksi-transaksi yang terjadi di pasar valuta asing luar negeri atau offshore.
Menyadari realitas ini, Bank Indonesia menerapkan strategi keenam yang memperluas jangkauan intervensinya hingga ke pasar internasional.
Strategi ini berupa pemberian izin kepada bank-bank domestik Indonesia untuk melakukan transaksi Non-Deliverable Forward atau NDF di pasar offshore atau luar negeri. NDF adalah instrumen derivatif valuta asing yang memungkinkan pihak-pihak yang bertransaksi untuk melakukan lindung nilai atau hedging atas risiko pergerakan nilai tukar, tanpa harus melakukan pengiriman fisik mata uang yang diperdagangkan.
Selama ini, pasar NDF Rupiah yang aktif di luar negeri, terutama di pusat-pusat keuangan seperti Singapura, Hongkong, dan London, kerap menjadi salah satu pembentuk tekanan terhadap nilai tukar Rupiah di pasar domestik.
Ketika pelaku pasar internasional melakukan transaksi NDF yang mencerminkan ekspektasi pelemahan Rupiah, tekanan ini dapat merambat masuk ke pasar domestik dan menciptakan volatilitas yang tidak perlu.
Dengan mengizinkan bank-bank domestik untuk turut aktif bertransaksi di pasar NDF offshore, BI berharap dapat meningkatkan pasokan valuta asing di pasar internasional sekaligus memperkuat daya tawar Indonesia dalam membentuk ekspektasi nilai tukar Rupiah di pasar global. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
.png)