Yunus Wonda Temukan Aktivitas Tambang Emas di Kali Jaifuri, Penertiban Segera Dilakukan

Yunus Wonda Temukan Aktivitas Tambang Emas di Kali Jaifuri, Penertiban Segera Dilakukan

SENTANI, LELEMUKU.COM – Bupati Jayapura, Provinsi Papua, Yunus Wonda menemukan adanya aktivitas penambangan emas di Kali Jaifuri saat memimpin kerja bakti bersama Wakil Bupati Haris Richard Yocku, Ketua Klasis GKI Sentani Albert Suebu, serta masyarakat pada Jumat, 10 April 2026.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan melakukan penertiban terhadap seluruh aktivitas pertambangan, khususnya yang tidak memiliki izin resmi. Pemerintah akan memeriksa kelengkapan perizinan, termasuk kemungkinan adanya izin dari pemerintah provinsi.

Bupati menegaskan bahwa aktivitas pertambangan tidak dilarang selama dilakukan secara legal, melibatkan masyarakat adat, memenuhi kewajiban yang berlaku, serta tidak merusak lingkungan. Ia menekankan pentingnya menjaga aliran sungai agar tidak terganggu oleh aktivitas yang menyebabkan penyempitan badan sungai dan berpotensi menimbulkan dampak bagi wilayah sekitar.

Kerja bakti yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat difokuskan pada pembersihan material yang menghambat aliran air di Kali Jaifuri. Kondisi debit air yang meningkat akibat curah hujan menyebabkan sejumlah material, sampah, serta pohon tumbang menyumbat aliran sungai.

Menurut Bupati Yunus Wonda, upaya yang dilakukan tidak mengubah jalur alami sungai, melainkan membersihkan hambatan agar fungsi aliran air tetap normal. Ia menyebut kegiatan gotong royong tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat sebagai bagian dari gerakan bersama menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah juga mengapresiasi masyarakat kampung yang sebelumnya telah melakukan pembersihan secara mandiri. Pada kegiatan tersebut, fokus diarahkan pada perapihan dan penyempurnaan pekerjaan sebelumnya agar aliran air Kali Jaifuri dapat kembali lancar.

Ke depan, pemerintah berencana melakukan pengerukan guna mengembalikan kondisi Danau Sentani seperti semula sehingga daya tampung air meningkat dan risiko banjir dapat diminimalisir.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta memastikan sampah dibuang pada tempat yang telah disediakan agar tidak menyumbat aliran air.

Ketua Klasis GKI Sentani, Pdt. Albert Suebu menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat adat yang telah bersama-sama mendukung kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan Danau Sentani.

Pemerintah berharap langkah penertiban aktivitas penambangan serta pembersihan aliran Kali Jaifuri dapat menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana bagi masyarakat di wilayah Sentani dan sekitarnya. (joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya