Trump Serukan Iran Bebaskan 8 Tahanan Politik yang Terancam Eksekusi Maut

WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menyerukan kepada pemimpin Iran agar segera membebaskan delapan perempuan tahanan politik yang dikabarkan akan dieksekusi mati dalam waktu dekat.

Dalam pernyataan yang diunggah di Truth Social, Trump menulis: “Kepada para pemimpin Iran yang akan segera bernegosiasi dengan perwakilan saya: Saya sangat menghargai jika kalian membebaskan perempuan-perempuan ini. Saya yakin kalian akan menghormati fakta tersebut. Tolong jangan lukai mereka! Ini akan menjadi awal yang baik untuk negosiasi kita!!!”

Pernyataan Trump muncul setelah beredar informasi bahwa rezim Iran bersiap mengeksekusi delapan perempuan dengan hukuman gantung. 

Delapan nama yang disebutkan adalah Bita Hemmati, Ghazal Ghalandari, Golnaz Naraghi, Venus Hossein Nejad, Panah Movahedi, Ensieh Nejati, Mahboubeh Shabani, dan Diana Taher Abadi. Dua di antaranya dilaporkan masih remaja.

Mereka didakwa dengan tuduhan “moharebeh” atau “memerangi Allah” karena diduga terlibat dalam protes anti-rezim pada Januari 2026. Hak asasi manusia internasional mengecam tuduhan tersebut sebagai alat untuk membungkam kritik terhadap pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai jadwal eksekusi. 

Sementara itu, organisasi hak asasi manusia menyoroti minimnya respons dari komunitas internasional dan lembaga hak asasi manusia terhadap kasus ini.

Trump berharap pembebasan kedelapan perempuan tersebut dapat menjadi langkah awal positif menjelang negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat. Situasi ini terus dipantau karena berpotensi memengaruhi dinamika diplomasi di Timur Tengah. (Kie)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya