Ribka Haluk Dorong Transformasi Tata Kelola RS di Papua Lewat Workshop Kolaboratif


JAKARTA, LELEMUKU.COM - Workshop Tata Kelola Rumah Sakit yang mempertemukan RSUD wilayah Jayapura dengan RSUP Dr. Sardjito menjadi langkah konkret dalam mendorong perbaikan sistem layanan kesehatan di Tanah Papua. 

Kemendagri mengapresiasi semangat kolaborasi yang ditunjukkan para pimpinan dan tenaga kesehatan dari RSUD Jayapura Dok Dua, RSUD Abepura, dan RSUD Yowari. 

Kegiatan ini bukan sekadar berbagi pengalaman, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat integrasi sistem, meningkatkan koordinasi, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan. 

Transformasi tata kelola rumah sakit harus dilakukan secara menyeluruh—mencakup aspek keuangan, sumber daya manusia, operasional, dan pelayanan medik. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, kualitas layanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara lebih terukur dan berkelanjutan. 

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan bagian dari prioritas strategis pemerintah, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci. 

“Kolaborasi seperti ini perlu terus dilanjutkan melalui pendampingan dan evaluasi berkala, agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Papua. Kesehatan yang kuat adalah fondasi utama bagi pembangunan manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” kata dia pada Senin, 20 April 2026.

Workshop Tata Kelola Rumah Sakit yang mempertemukan RSUD wilayah Jayapura dengan RSUP Dr. Sardjito menjadi langkah konkret dalam mendorong perbaikan sistem layanan kesehatan di Tanah Papua. Kemendagri mengapresiasi semangat kolaborasi yang ditunjukkan para pimpinan dan tenaga kesehatan dari RSUD Jayapura Dok Dua, RSUD Abepura, dan RSUD Yowari. 

Kegiatan ini bukan sekadar berbagi pengalaman, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat integrasi sistem, meningkatkan koordinasi, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan. 

Transformasi tata kelola rumah sakit harus dilakukan secara menyeluruh—mencakup aspek keuangan, sumber daya manusia, operasional, dan pelayanan medik. 
Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, kualitas layanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara lebih terukur dan berkelanjutan. 

Ribka menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan bagian dari prioritas strategis pemerintah, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci. 

Kolaborasi seperti ini perlu terus dilanjutkan melalui pendampingan dan evaluasi berkala, agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Papua. 

“Kesehatan yang kuat adalah fondasi utama bagi pembangunan manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” sebut Ribka. (Kie)


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya