Pramono Anung Tegaskan Tidak Ada Kompromi terhadap Premanisme di Jakarta
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan menindak tegas segala bentuk premanisme di Ibu Kota, terutama setelah kejadian yang menimpa seorang sopir bajaj di kawasan Tanah Abang baru-baru ini.
"Tidak ada kompromi lagi. Untuk premanisme di Jakarta, saya sebagai Gubernur tidak ragu-ragu untuk menindak tegas," kata Pramono saat memberikan keterangan di Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (13/4/2026).
Pramono mengatakan telah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
"Saya sudah melihat videonya dan saya sudah meminta kepada Satpol PP serta Kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu," ujarnya.
Ia menekankan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian yang meresahkan.
Dengan kolaborasi tersebut, Pramono berharap Jakarta dapat menjadi kota yang aman bagi seluruh warganya, termasuk pedagang kecil dan pelaku usaha informal.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memperkuat pengawasan di titik-titik rawan serta meningkatkan respons cepat terhadap laporan warga.
Sebelumnya, pada Jumat (10/4/2026), beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pengemudi bajaj di Tanah Abang dimintai "uang setoran" oleh oknum pria. Di lokasi berbeda, seorang pedagang bakso di Kebon Sirih juga mengalami hal serupa. Karena menolak memberikan uang iuran Rp100 ribu, mangkuk dagangannya dirusak.
Polda Metro Jaya juga telah menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme dan pemalakan. Tim kepolisian siap melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
