Polda Riau Gelar Rakor Penanggulangan Karhutla 2026, Antisipasi Super El Nino
PEKANBARU, LELEMUKU.COM – Kepolisian Daerah Riau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Aula Tri Brata Lantai 5 Polda Riau, Senin (27/4/2026).
Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang dan ancaman fenomena Super El Nino.
Rakor dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, didampingi Kapolda Riau, dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, pemerintah daerah, pihak swasta, serta organisasi terkait.
Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Riau menegaskan bahwa musim kemarau tahun 2026 diperkirakan lebih kering dan berlangsung lebih lama dari kondisi normal berdasarkan data BMKG. Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 13 Februari hingga 30 November 2026.
Ia juga menekankan pentingnya keseragaman kesiapsiagaan di seluruh wilayah serta mengingatkan agar tidak ada keterlambatan respons maupun perbedaan persepsi di lapangan. Pemerintah provinsi telah menyiapkan dukungan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) serta bantuan operasional seperti pesawat modifikasi cuaca.
Sementara itu, Kapolda Riau menegaskan bahwa penanggulangan karhutla harus dilakukan secara kolaboratif dan tidak dapat ditangani secara parsial. Ia mengingatkan potensi terjadinya Super El Nino yang pernah memicu bencana kabut asap besar pada 1997 serta 2015–2016.
Kapolda mendorong penguatan kolaborasi multi-pihak dengan memastikan kesiapan sarana seperti embung air, menara pemantau, serta optimalisasi operasi modifikasi cuaca. Selain itu, pemasangan CCTV, patroli intensif, dan pembentukan posko siaga menjadi langkah konkret dalam deteksi dini dan respons cepat.
“Penanganan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” tegas Kapolda.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama, serta pemaparan dari sejumlah narasumber, di antaranya BMKG, Pemerintah Kabupaten Siak, BPBD Riau, dan Polda Riau.
Melalui rakor ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Riau berjalan lebih efektif dan optimal. (Roe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
.jpg)