Kepala Karantina Maluku Willy Indra Yunan Kunjungi Kepulauan Tanimbar Perkuat Sinergi Karantina Perikanan

Kepala Karantina Maluku Willy Indra Yunan Kunjungi Kepulauan Tanimbar Perkuat Sinergi Karantina Perikanan

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Karantina Maluku Willy Indra Yunan melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa di Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, guna memperkuat sinergi pengawasan dan pelayanan karantina di wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut membahas peran strategis karantina dalam mendukung kelancaran lalu lintas komoditas perikanan, pertanian, dan peternakan sekaligus menjaga wilayah dari ancaman hama dan penyakit. Berdasarkan data Badan Karantina Indonesia tahun 2025, nilai lalu lintas komoditas perikanan dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar mencapai sekitar Rp834 miliar.

Data tersebut mencatat volume lalu lintas komoditas perikanan yang cukup signifikan, yakni sebanyak 213.103 ekor ikan hidup serta 3.324 ton ikan non-hidup yang dilalulintaskan ke berbagai daerah di Indonesia.

Willy Indra Yunan menyatakan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan pelayanan karantina di Kepulauan Tanimbar yang memiliki potensi besar di sektor perikanan.

“Sinergi antara karantina dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga kesehatan media pembawa serta mendukung pengembangan potensi komoditas daerah agar dapat dilalulintaskan secara aman,” ujar Willy Indra Yunan.

Ia menambahkan bahwa pengawasan karantina juga dilakukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit ikan yang dapat mengancam produksi perikanan, seperti White Spot Syndrome Virus (WSSV), Viral Nervous Necrosis (VNN), dan Megalocytivirus.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan karantina dapat terus diperkuat. Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki potensi komoditas unggulan yang cukup besar, khususnya di sektor perikanan dan perkebunan.

Ia menyebut beberapa komoditas yang memiliki peluang untuk dikembangkan hingga pasar ekspor antara lain kepiting bakau, ikan kerapu, dan rumput laut.

“Dengan dukungan karantina, kami optimistis potensi komoditas daerah dapat terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” ujar Ricky Jauwerissa.

Melalui pertemuan ini diharapkan koordinasi antara Karantina Maluku dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar semakin kuat dalam mendukung pengawasan perkarantinaan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah. (Roe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya