Kebakaran Kos di Abepura Diduga Berasal dari Kamar Nomor 3, Polisi Libatkan Labfor Selidiki Penyebab
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit bangunan kost-kosan di Jalan Guru Kotaraja RT 005/RW 004, Kelurahan Vim, Distrik Abepura, terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIT.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah beraktivitas pagi dan melihat kepulan asap berasal dari kamar kost nomor 3. Warga kemudian meminta bantuan masyarakat sekitar serta segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Papua, Polsek Abepura, dan Polresta Jayapura Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses penanganan kebakaran. Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura turut dikerahkan dan bersinergi dengan mobil AWC Polri.
Setelah dilakukan upaya pemadaman intensif, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.10 WIT. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Bangunan kost tersebut diketahui dihuni oleh tujuh orang. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Kapolresta Jayapura Kota, Fredrickus W. A. Maclarimboen, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Kami telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian dan akan menindaklanjuti dengan olah TKP bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua serta Inafis guna memastikan penyebab kebakaran secara ilmiah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kesigapan masyarakat serta sinergitas seluruh pihak dalam menangani kejadian tersebut sehingga api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lain.
Polresta Jayapura Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik sesuai standar, tidak menyimpan bahan mudah terbakar tanpa pengamanan, serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran.
Dengan meningkatnya kesadaran bersama, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
