Hujan Deras Picu Banjir di Jayapura dan Sentani, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua sejak dini hari Rabu (1/4/2026) menyebabkan banjir di sejumlah lokasi, seperti Entrop, Abepura, Kotaraja, Waena dan Sentani termasuk Kampung Asei Kecil, Yakonde, serta beberapa titik lainnya.
Warga Kampung Asei Kecil yang berada di tepi Danau Sentani melaporkan terjadinya banjir yang merendam permukiman masyarakat. Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan penanganan cepat terhadap dampak banjir yang terjadi.
Selain itu, laporan juga menyebutkan rumah warga di Kampung Yakonde mengalami genangan air akibat meningkatnya debit air setelah hujan deras. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di area belakang Pasar Yotefa, di mana air dilaporkan meluap dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Curah hujan tinggi juga terpantau di wilayah Expo Waena dan Pasar Youtefa Abepura, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, genangan air, maupun pohon tumbang.
Sejumlah warga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai atau kali seperti kali Acai, karena dapat memperparah risiko banjir.
Sementara itu, meluapnya air Danau Sentani diketahui berkaitan dengan penyumbatan aliran air di Kali Itauwfili, Distrik Sentani Timur. Penyumbatan tersebut disebabkan oleh penumpukan sampah, lumpur, material organik, serta pohon tumbang yang menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan di wilayah sekitar.
Pemerintah Distrik Sentani bersama kelompok pemantau kali bergerak cepat melakukan pembersihan pada Selasa (31/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, sekitar dua ton sampah berhasil diangkat dari Kali Itauwfili, sehingga aliran air kembali normal setelah dilakukan normalisasi pada bagian hilir dan tengah kali.
Berdasarkan peringatan dini cuaca dari BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Papua, termasuk Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Keerom, Supiori, Kepulauan Yapen, Sarmi, Waropen, dan Mamberamo Raya hingga Rabu siang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor atau dataran rendah dekat aliran sungai diminta memantau kondisi lingkungan secara berkala dan mengikuti informasi resmi cuaca.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus melakukan langkah antisipasi, termasuk memastikan saluran air berfungsi dengan baik serta mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
