Database Sekolah Tinggi Intelijen Negara Bocor, Diduga Berisi 34 Ribu Data Pribadi

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Sebuah database yang diklaim berasal dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) bocor dan beredar di internet. Pelaku ancaman (threat actor) mengklaim telah membocorkan sekitar 34.689 data pribadi.

Menurut klaim yang beredar, data tersebut berisi nama, username, alamat email, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), password, masa pendidikan, serta informasi penugasan.

Data ini disebutkan dibagikan secara gratis di forum bawah tanah, sebuah pola yang biasa digunakan untuk menarik perhatian atau membangun kredibilitas pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, klaim kebocoran tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Keaslian data, waktu kebocoran, serta penyebabnya masih belum jelas.

Jika terbukti benar, kebocoran data dari institusi sekelas Sekolah Tinggi Intelijen Negara tentu menimbulkan kekhawatiran serius mengingat sifat sensitif lembaga tersebut yang menangani bidang intelijen negara.

Pihak Sekolah Tinggi Intelijen Negara maupun Badan Intelijen Negara (BIN) belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim kebocoran data ini.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai atau menyebarkan data yang beredar dan tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya