BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Papua Hingga Dini Hari

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Papua Hingga Dini Hari

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Papua pada Kamis malam, 9 April 2026 pukul 22.05 WIT. Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang hingga sekitar pukul 00.15 WIT.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Jayapura meliputi Sentani Timur, Kemtuk, Kaureh, Ebungfao, Nambluong, dan Raveni Rara. Di Kabupaten Biak Numfor meliputi Numfor Barat, Biak Barat, Swandiwe, dan Bruyadori. Sementara di Kabupaten Keerom meliputi Waris dan Senggi.

Untuk wilayah Kota Jayapura, potensi hujan lebat terjadi di Distrik Jayapura Utara dan Muara Tami serta wilayah sekitarnya.

BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah distrik lain di Papua, termasuk Sentani, Depapre, Sentani Barat, Nimboran, Nimbokrang, Waibu, Airu, Yokari, serta sejumlah distrik di Kabupaten Biak Numfor seperti Biak Utara, Warsa, dan Yendidori. Selain itu, wilayah Kabupaten Sarmi bagian Pantai Timur, Kabupaten Supiori, serta distrik lain di Keerom juga berpotensi terdampak. Di Kota Jayapura, potensi hujan juga dapat meluas ke Jayapura Selatan, Abepura, dan Heram.

BMKG mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta kerusakan lainnya yang dapat terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang.

Daerah dengan topografi curam atau pegunungan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama jika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi secara berturut-turut selama beberapa hari. Sementara wilayah dataran rendah dan kawasan di sekitar aliran sungai atau kali diimbau mewaspadai potensi genangan maupun banjir.

BMKG juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Wilayah Sungai (BWS), serta pihak kepolisian untuk membantu mengarahkan masyarakat dan arus lalu lintas menjauhi wilayah rawan longsor maupun banjir selama periode peringatan dini berlangsung.

Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web resmi dan media sosial Info BMKG, guna memperoleh pembaruan kondisi cuaca secara berkala.

Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak bencana akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Papua hingga dini hari. (joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya