Lebih dari 250 Helikopter Angkatan Darat Iran Hancur Akibat Serangan Udara Israel di Pangkalan Isfahan

Lebih dari 250 Helikopter Angkatan Darat Iran Hancur Akibat Serangan Udara Israel di Pangkalan Isfahan

ISFAHAN, LELEMUKU.COM – Lebih dari 250 helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat Iran dilaporkan hancur total akibat serangan udara Israel di Pangkalan Dukungan Umum ke-4 di Isfahan serta fasilitas pelatihannya, Jumat (21/3/2026).

Menurut informasi yang beredar dari sumber militer dan intelijen regional, helikopter-helikopter tersebut sebelumnya telah disebar ke berbagai lokasi di dalam pangkalan sebagai upaya perlindungan dari serangan udara Israel dan Amerika Serikat. Namun, karena kelalaian pengawasan dan dibiarkan tanpa penjagaan memadai, aset tersebut menjadi sasaran empuk dan akhirnya dibom hingga hancur.

Gambar dan rekaman yang beredar menunjukkan kobaran api besar di seluruh area pangkalan. Hampir seluruh armada CH-47C Chinook milik Penerbangan Angkatan Darat Iran terlihat terbakar. Lebih dari 50 helikopter serbu AH-1J Cobra, lebih dari 80 helikopter utilitas Bell 214A Isfahan, serta puluhan unit UH-1H Huey dan Agusta-Bell AB.205 serta AB.206 juga dilaporkan hangus dalam serangan tersebut.

Serangan ini menjadi pukulan berat bagi kemampuan penerbangan angkatan darat Iran, mengingat helikopter-helikopter tersebut merupakan tulang punggung operasi transportasi pasukan, dukungan tembakan darat, evakuasi medis, dan logistik di medan konflik. Kehilangan armada sebesar ini diperkirakan akan sangat memengaruhi kesiapan tempur Iran di tengah eskalasi ketegangan regional yang semakin memuncak.

Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan balas dendam antara Israel dan Iran, termasuk klaim IRGC menembak jatuh jet tempur F-16 Israel, peluncuran rudal balistik Iran ke pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia, serangan AS terhadap fasilitas rudal IRGC di Khuzestan, serta serangan rudal Iran ke Dimona dan Arad yang melukai lebih dari 121 orang.

IDF belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan di Isfahan, namun sumber militer Israel menyatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya melemahkan kapabilitas militer Iran yang dianggap mengancam keamanan Israel dan sekutunya.

Iran melalui IRGC mengutuk serangan tersebut sebagai “agresi brutal” dan menyatakan akan memberikan respons tegas. Kerugian material yang sangat besar ini diperkirakan akan memicu perdebatan internal di Teheran mengenai strategi pengamanan aset militer strategis di tengah ancaman serangan udara jarak jauh. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya