Iran Sedang Mempertimbangkan Serangan ke Fasilitas Milik AS yang Belum Pernah Diserang
TEHERAN, LELEMUKU.COM - Seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa Teheran sedang mempelajari kemungkinan menyerang situs-situs Amerika Serikat yang belum pernah menjadi target sebelumnya. Pernyataan tersebut dikutip oleh kantor berita CNN pada 7 Maret 2026 di tengah ketegangan yang terus meningkat antara kedua negara.
Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu kepada CNN mengatakan bahwa jika Amerika Serikat menyerang target baru, Iran juga akan merespons dengan menyerang target baru pula.
Pernyataan ini menjadi respons atas pergerakan militer AS di kawasan Teluk Persia dan ancaman balasan yang terus disuarakan oleh Washington terkait program nuklir Iran serta aktivitas proksi di kawasan.
Situasi ini muncul setelah laporan intelijen AS yang menyebut Iran diduga menguji coba rudal balistik antarbenua dengan bantuan Rusia, serta latihan angkatan laut gabungan Iran-Rusia-China yang dijadwalkan akhir Februari 2026 di Selat Hormuz.
Kapal induk USS Abraham Lincoln dan enam kapal perusak AS masih berada di posisi sekitar 780 kilometer dari wilayah Iran, didukung 48 pesawat tempur termasuk F/A-18E Super Hornet dan F-35C Lightning II.
Pernyataan pejabat Iran tersebut semakin mempertegas sikap defensif Teheran di tengah ancaman potensial serangan AS. Ketua Komite Keamanan Nasional Iran Laksamana Ali Shamkhani sebelumnya juga telah memperingatkan bahwa prajurit Amerika di kawasan sebaiknya sudah mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga mereka jika terjadi tindakan militer.
Hingga saat ini, Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS belum memberikan tanggapan resmi terhadap kutipan tersebut. Situasi di kawasan Teluk Persia tetap tegang dengan peningkatan kesiapan tempur di kedua belah pihak.
Komunitas internasional termasuk PBB dan negara-negara Eropa terus mendesak agar kedua pihak menahan diri dan kembali ke jalur diplomasi untuk mencegah eskalasi menjadi konflik terbuka.(evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri