Bellingcat Klaim Serangan Rudal Tomahawk AS Mengenai Sekolah Dasar Putri di Iran
WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Laporan investigasi independen dari Bellingcat menyebutkan rekaman video yang telah ditinjau dan dianalisis lokasi (geolokasi) menunjukkan rudal Tomahawk milik Amerika Serikat mengenai sebuah sekolah dasar putri di Iran bagian selatan.
Bellingcat, lembaga investigasi berbasis sumber terbuka, menyatakan analisis dilakukan dengan mencocokkan rekaman video yang beredar di media sosial dengan citra satelit dan peta lokasi.
Menurut laporan tersebut, setelah melakukan review dan geolocate footage (video) yang dirilis oleh Mehr News Agency pada awal Maret 2026. Dinyatakan bahwa video tersebut benar diambil di dekat sekolah dasar perempuan Shajareh Tayyebeh di kota Minab, provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Video tersebut menunjukkan rudal Tomahawk AS menghantam fasilitas IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corps) naval base di Minab pada 28 Februari 2026.
Analisis Bellingcat yang diterbitkan 8 Maret 2026 mengonfirmasi bahwa asap sudah terlihat naik dari area sekolah saat rudal mengenai target militer di sebelahnya, menunjukkan sekolah terkena dampak (kemungkinan collateral atau bagian dari serangan presisi yang meleset/terkait).
Korban tewas dari insiden ini dilaporkan oleh media negara Iran, pejabat kesehatan, dan sumber seperti UNICEF/OHCHR adalah sekitar 165-180 orang. Mayoritas anak perempuan usia 7-12 tahun. Angka 180 muncul di beberapa postingan media sosial dan laporan awal, tapi estimasi paling umum adalah 165-175.
Hingga kini, klaim tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun pemerintah Iran.
Komunitas internasional menyerukan penyelidikan lebih lanjut dan transparansi atas dampak serangan militer terhadap fasilitas sipil. Sebab jika tidak, maka akan memperburuk ketegangan geopolitik dan meningkatkan tekanan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.
Insiden ini juga menimbulkan keprihatinan mendalam mengenai perlindungan anak-anak dan sekolah sebagai zona aman di tengah eskalasi militer. (evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri