Penikaman di Lorong Singaraja Koperapoka Tewaskan Sudirman Letsoin, Massa Blokade Jalan Kota Timika
TIMIKA, LELEMUKU.COM - Seorang pemuda bernama Sudirman Letsoin (22 tahun) yang berprofesi sebagai pendulang, berdomisili di Lorong Singaraja Jalan Ahmad Yani, tewas akibat luka tikam di dada sebelah kiri pada Rabu dini hari 28 Januari 2026 sekitar pukul 02.30 WIT di Lorong Koperapoka dekat pembuangan sampah, Kelurahan Koperapoka, Kecamatan Koperapoka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menurut laporan yang dihimpun polisi, kejadian bermula sekitar pukul 01.00 WIT ketika korban bersama teman-temannya sedang duduk mengonsumsi minuman keras di Lorong Singaraja. Tiba-tiba kelompok lain menyerang dengan melempar batu ke arah lorong tersebut.
Kelompok korban membalas dengan saling lempar batu, kemudian mengejar pelaku ke arah Lorong Koperapoka. Di lokasi itu, sebuah mobil Avanza warna putih dengan kap mesin berwarna biru mendekat dari arah PIN Seluler.
Sekitar tiga orang turun dari mobil, salah satunya langsung menghampiri korban dan menikam dada sebelah kiri. Pelaku kemudian menyeret korban sekitar lima meter dan membuangnya dekat pembuangan sampah sebelum melarikan diri dengan kendaraan tersebut.
Teman-teman korban segera membawa Sudirman ke RSUD Mimika, namun korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan.
Insiden penikaman ini memicu kemarahan warga sekitar yang kemudian memblokade Jalan Ahmad Yani dengan membakar ban bekas. Aksi blokade menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total di jalur utama tersebut.
Saat aparat kepolisian dari Polsek Mimika Baru dan Polres Mimika bersama personel Brimob berupaya membuka jalan yang dipalang, dua anggota Brimob terkena panah wayer yang dilepaskan massa. Kedua personel mengalami luka namun tidak mengancam jiwa.
Petugas kepolisian melakukan pendekatan dialogis untuk menenangkan massa sambil terus mengumpulkan keterangan saksi dan menyusun kronologi lengkap peristiwa.
Ciri-ciri kendaraan pelaku berupa Avanza putih dengan kap mesin biru menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan kelompok yang terlibat.
Keluarga korban diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polres atau Polsek setempat guna proses hukum lebih lanjut. Situasi di Jalan Ahmad Yani hingga pagi hari masih rawan, dengan polisi bersiaga penuh untuk mencegah bentrokan lebih lanjut dan memastikan lalu lintas kembali normal.(ray)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
