Dugaan Kaitan Gas Whipping (Nitrous Oxide) dengan Kematian Lula Lahfah

JAKARTA, LELEMUKU.COM - Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat malam, 23 Januari 2026, terus memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk dugaan kaitan dengan penggunaan gas whipping atau nitrous oxide (dikenal juga sebagai whippets, laughing gas, atau gas dari charger whipped cream). 

Hingga Sabtu pagi, 24 Januari 2026, polisi belum mengonfirmasi penyebab pasti kematian, dan penyelidikan masih berlangsung di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Surat keterangan kematian dari Mardhiyah Medical Clinic yang beredar luas menyatakan Lula meninggal sekitar pukul 19.20 WIB akibat henti jantung (cardiac arrest) dan henti napas (respiratory arrest). 

Dokumen ini menjadi dasar banyak spekulasi, karena nitrous oxide diketahui dapat menyebabkan deprivasi oksigen, hilang kesadaran, sesak napas, hingga kematian mendadak jika disalahgunakan dalam jumlah besar atau berulang.

Beberapa unggahan di media sosial, termasuk di Threads, Facebook, dan grup WhatsApp, menyebut adanya dugaan Lula kecanduan menghirup gas pink (merujuk pada canister nitrous oxide berwarna pink seperti Galaxy Gas atau charger whipped cream). 

Ada pula rumor foto jenazah menunjukkan bibir membiru (tanda kekurangan oksigen), meski hal ini belum diverifikasi dan dianggap sensitif karena melanggar privasi. 

Polisi Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa olah TKP masih dilakukan, dan masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi hoaks atau spekulasi yang belum resmi.

Riwayat kesehatan Lula yang diketahui mencakup masalah berat sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, seperti infeksi saluran kemih, radang usus bengkak, batu ginjal, dan GERD kronis, yang membuatnya dirawat inap lebih dari seminggu dan melewatkan pergantian tahun di rumah sakit. 

Kombinasi kondisi ini bisa memperburuk risiko jika ada faktor tambahan seperti deprivasi oksigen dari nitrous oxide, tapi belum ada bukti resmi yang menghubungkan langsung.

Dugaan gas whipping ini muncul di tengah tren global penyalahgunaan nitrous oxide, yang menyebabkan peningkatan kematian remaja dan dewasa muda di berbagai negara, termasuk kasus overdosis atau asphyxiation. Namun, untuk kasus Lula, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan terkait temuan canister atau bukti penggunaan zat tersebut.

Keluarga, kekasih Reza Arap, dan rekan artis meminta privasi serta doa, sementara netizen diimbau menunggu hasil investigasi resmi dari polisi. Hingga kini, tidak ada update baru dari otoritas mengenai autopsi atau temuan TKP. (Ray)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya