BBPOM Jayapura Catat Kinerja Pengawasan Obat dan Makanan 2025 Memuaskan


JAYAPURA, LELEMUKU.COM
 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura mencatat kinerja pengawasan obat dan makanan sepanjang tahun 2025 berada pada kategori memuaskan. Dari total 27 indikator kinerja yang ditetapkan, sebagian besar berhasil dicapai dengan nilai di atas 100 hingga 110.

Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan, S.Si., Apt mengatakan meski terdapat beberapa indikator yang nilainya di bawah 100, namun tidak ada yang berada di bawah angka 90. Selain itu, sejumlah indikator masih menunggu penilaian akhir tahun.

“Secara keseluruhan, capaian indikator pengawasan obat dan makanan di BBPOM Jayapura masuk kategori memuaskan,” kata Herianto kepada Lelemuku.com pada Selasa, 16 Desember 2025.

Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan dan pengujian di lapangan dilakukan secara rutin sesuai perencanaan, mencakup berbagai sarana distribusi di kabupaten dan kota di Papua. Pengambilan sampel untuk pengujian juga dilakukan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Hasil pengujian tergolong sangat memuaskan karena dapat diuji tepat waktu, dilaporkan tepat waktu, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujarnya.

Menurut Herianto, apabila ditemukan produk yang tidak memenuhi ketentuan, petugas langsung melakukan penelusuran. Jika produk berasal dari luar Papua, laporan disampaikan ke pusat untuk diteruskan ke pabrik agar dilakukan penarikan. Sementara produk lokal ditindaklanjuti langsung di lapangan.

BBPOM Jayapura juga terus memperkuat pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam proses perizinan edar. Pendampingan dilakukan berdasarkan timeline yang telah ditetapkan agar tidak melewati batas waktu.

“Kendala di lapangan biasanya terjadi karena sarana produksi sudah terlanjur jadi saat diperiksa, atau pelaku usaha belum memahami penyusunan SOP,” jelas Herianto.

Untuk mengatasi hal tersebut, BBPOM memberikan panduan teknis, pendampingan penyusunan SOP, hingga bantuan pengunggahan dokumen perizinan. Kendala administratif seperti perbedaan nama usaha pada Nomor Induk Berusaha (NIB) juga dijembatani bersama instansi terkait agar izin edar dapat segera diproses.

Dalam rangka intensifikasi pengawasan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru, BBPOM Jayapura telah melakukan inspeksi hingga tahap keempat. Dari 97 sarana yang diperiksa, ditemukan 18 saranayang tidak memenuhi ketentuan dengan nilai ekonomi temuan sebesar Rp15.813.900.

“Temuan berupa produk kedaluwarsa dan rusak. Produk tersebut langsung dimusnahkan oleh pemilik, disaksikan petugas, agar tidak kembali beredar,” tegas Herianto.

Tindak lanjut yang diberikan berupa sanksi administrasi karena tidak ditemukan unsur kesengajaan. Selain produk, BBPOM juga memeriksa kondisi gudang dan tempat penyimpanan untuk mencegah kerusakan sebelum masa kedaluwarsa.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), BBPOM Jayapura saat ini memberikan dukungan melalui edukasi dan sosialisasi, termasuk di sekolah dasar. Anak-anak diajarkan melakukan pemeriksaan organoleptik sederhana, seperti mencium, melihat, dan merasakan makanan sebelum dikonsumsi.

“Tahun depan, BPOM akan melakukan pemeriksaan sarana produksi dan sampling produk MBG. Ini menjadi indikator baru karena adanya dukungan anggaran dari BGN,” ungkapnya.

Selain MBG, BBPOM Jayapura juga mendukung program Koperasi Merah Putih, serta tetap melaksanakan tugas rutin seperti pemeriksaan, sampling, dan pengujian.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Herianto mengimbau para pedagang untuk memastikan produk pangan olahan yang dijual memenuhi ketentuan, mulai dari kemasan, label, izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa.

Sementara kepada masyarakat, ia mengingatkan agar selalu memeriksa kemasan, label, izin edar, dan masa kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan. 
Masyarakat juga diminta bijak mengonsumsi makanan dengan memperhatikan kadar gula, lemak, dan gizi.
“Jangan sampai setelah Natal dan Tahun Baru justru terkena penyakit seperti diabetes, kolesterol, atau hipertensi,” pesannya.

Di akhir pernyataannya, Herianto menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat Papua.

“Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Natal 25 Desember 2025 dan selamat menyambut Tahun Baru 1 Januari 2026. Tuhan memberkati,” tutupnya. (Laura)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya