Tersangka Pembunuhan Charlie Kirk Ditangkap Berkat Bantuan Tokoh Agama dan Ayah Pelaku
WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Presiden Donald Trump menggegerkan publik dengan mengumumkan dalam wawancara di Fox & Friends pada Jumat pagi (12/9/2025) bahwa tersangka pembunuhan Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA, telah ditangkap.
Berbicara hanya lima menit setelah mendapat kabar dari otoritas, Trump dengan penuh keyakinan menyatakan, "Dengan tingkat kepastian tinggi, kami telah menangkapnya," memuji kerja sama FBI, polisi lokal, dan Gubernur Utah.
Pengumuman ini mendahului konfirmasi resmi FBI, yang dijadwalkan merilis pernyataan lebih rinci dalam konferensi pers pada pagi hari waktu setempat.
Trump mengungkapkan bahwa penangkapan terjadi berkat peran seorang pendeta dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (Mormon) yang berteman dengan anggota U.S. Marshal dan informasi dari seseorang yang "sangat dekat" dengan tersangka, diduga ayahnya.
"Pada dasarnya, seseorang yang sangat dekat dengannya menyerahkannya," ujarnya, menambahkan, "Saat saya masuk ke studio, mereka bilang: ini terlihat sangat bagus. Kami punya orang yang kami cari."
Charlie Kirk, aktivis konservatif berusia 31 tahun dan sekutu dekat Trump, tewas akibat tembakan tunggal di leher saat berpidato di acara "The American Comeback Tour" di Utah Valley University (UVU), Orem, Utah, pada 10 September 2025 pukul 12.20 waktu setempat.
Video pengawas yang dirilis FBI menunjukkan pelaku mengenakan pakaian hitam, topi baseball, dan sepatu Converse melompat dari atap gedung setelah menembak dengan senapan Mauser .30-06 bolt action, lalu melarikan diri ke hutan dekat kampus, meninggalkan senjata yang dibungkus handuk.
Bukti forensik seperti jejak sepatu, sidik lengan, dan telapak tangan di atap menjadi petunjuk utama.
FBI Salt Lake City, yang memimpin perburuan dengan lebih dari 7.000 petunjuk dari masyarakat. Ini adalah laporan terbanyak sejak bom Maraton Boston 2013.
Dua orang sempat ditahan pada malam 11 September, tetapi dibebaskan karena tidak terkait. Tersangka, diduga pria usia kuliah yang terlatih menembak dan mengenal tata letak UVU, kini menjadi fokus penyelidikan untuk mengungkap motif, yang diduga berkaitan dengan sentimen politik. (evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
