Senjata Bolt-Action Penembak Charlie Kirk Ditemukan di Area Berhutan, Jejak Sepatu dan Sidik Tangan Diidentifikasi

Senjata Bolt-Action Penembak Charlie Kirk Ditemukan di Area Berhutan, Jejak Sepatu dan Sidik Tangan Diidentifikasi

WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Penyelidikan atas penembakan fatal terhadap Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA, di Utah Valley University (UVU), Orem, Utah, memasuki tahap baru dengan temuan senjata bolt-action berdaya tinggi di area berhutan dekat lokasi kejadian. 

Komisaris Departemen Keamanan Publik Utah, Beau Mason, mengonfirmasi bahwa jejak sepatu, sidik tangan telapak, dan sidik jari lengan juga ditemukan untuk analisis lebih lanjut, namun pelaku utama masih buron, sebagaimana diungkapkan dalam konferensi pers pada Kamis (11/9/2025) pukul 09.00 waktu setempat (16.00 WIB).

Mason, dalam konferensi pers bersama Special Agent in Charge FBI Salt Lake City, Robert Bohls, menyatakan bahwa senjata tersebut ditemukan di area berhutan tempat pelaku melarikan diri setelah menembak dari atap gedung sekitar 200 yard dari Sorensen Center. 

“Senjata bolt-action berdaya tinggi ini ditemukan di area berhutan di mana pelaku melarikan diri. FBI laboratory akan menganalisis senjata ini,” ujar Bohls, seperti dikutip NBC News. 

Selain itu, petugas mengumpulkan “jejak sepatu, sidik tangan telapak, dan sidik jari lengan untuk analisis,” tambahnya, menekankan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal.

Penembakan terjadi pukul 12.24 waktu setempat pada 10 September 2025, saat Kirk, 31 tahun, berbicara dalam acara “American Comeback Tour” di hadapan sekitar 3.000 peserta. 

Video viral menunjukkan Kirk ambruk setelah peluru menembus lehernya, memicu kepanikan kerumunan. 

Pelaku, yang digambarkan berusia usia kuliah dan berpakaian taktis gelap, melompat dari atap gedung setelah melepaskan satu tembakan, lalu melarikan diri ke lingkungan sekitar. 

Mason menambahkan bahwa petugas memiliki “video bagus dari pelaku” tapi belum merilisnya untuk menjaga integritas penyelidikan.

Dua individu yang sempat ditahan, George Zinn (71 tahun) dan Zachariah Qureshi (25 tahun), telah dilepaskan karena tidak terkait. Zinn didakwa obstruction of justice oleh polisi UVU. 

“Tidak ada hubungan saat ini antara keduanya dengan penembakan. Penyelidikan dan perburuan pelaku masih berlangsung,” ujar Bohls. 

FBI telah menerima lebih dari 130 tips dari masyarakat dan membuka Digital Media Tip Line di fbi.gov/UtahValleyShooting untuk informasi tambahan, termasuk foto atau video.

Mason menekankan bahwa serangan ini adalah “serangan terarah terhadap satu individu” dan pelaku “berbaur baik dengan komunitas kampus”. 

Ia juga memperingatkan publik untuk tidak mengganggu orang-orang yang tidak bersalah, karena Zinn dan Qureshi menghadapi ancaman setelah penahanan mereka. 

Penyelidikan melibatkan analisis rekaman CCTV, bukti forensik, dan TKP aktif, termasuk rute pelarian pelaku yang dilacak hingga ke area berhutan. “Kami bekerja tanpa henti hingga menemukan pelaku dan motifnya,” kata Bohls. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya