Prabowo Bantah Tuduhan Trump soal 'Scam' Energi Hijau, Indonesia Komitmen Net Zero

Prabowo Bantah Tuduhan Trump soal 'Scam' Energi Hijau, Indonesia Komitmen Net Zero Lebih Cepat dari 2060

NEW YORK, LELEMUKU.COM – Presiden Prabowo Subianto secara tegas membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut energi terbarukan sebagai "lelucon" dan "semua yang hijau adalah semua yang bangkrut" dalam pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada Selasa, 23 September 2025. 

Berpidato tepat setelah Trump, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk memenuhi kewajiban Perjanjian Paris 2015, dengan transisi tegas dari pembangunan berbasis bahan bakar fosil menuju energi terbarukan.

Dalam pidatonya, Trump menolak keras kebijakan energi hijau sebagai "penipuan terbesar" yang mahal, tak andal, dan dibangun China tapi tak dipakai di sana. 

Ia memuji Jerman yang mundur dari kesepakatan energi hijau yang hampir bangkrutkan mereka, dan sebut akan mencabut AS dari Paris Accord karena tak adil. "

Jika tak lepas dari scam energi hijau, negara Anda akan gagal," tegas Trump.

Menanggapi itu, Prabowo menyoroti realitas Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar yang sudah rasakan dampak perubahan iklim. 

"Kita menghadapi perubahan iklim bukan dengan slogan, tapi dengan langkah langsung yang sesuai Perjanjian Paris 2015," ujar Prabowo. 

Ia menyebut Indonesia bergeser secara tegas dari pembangunan berbasis fosil menuju energi terbarukan, dengan sebagian besar tambahan kapasitas pembangkit listrik tahun depan dari sumber hijau.

Lebih lanjut, Prabowo yakin Indonesia bisa capai net zero emission lebih cepat dari target 2060. 

"Kita bertujuan net zero pada 2060, dan sangat yakin bisa lebih cepat," katanya.

Ia juga menyampaikan rencana reboisasi lebih dari 12 juta hektare hutan rusak untuk kurangi degradasi dan ciptakan lapangan kerja hijau berkualitas bagi masyarakat lokal. 

Prabowo juga menyebut ancaman kenaikan permukaan laut 5 cm per tahun di pantai utara Jakarta, yang memaksa negaranya membangun tembok laut raksasa 480 kilometer. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya