Penembak Berusia 40 Tahun Asal Burton Serang Umat dan Bakar Gereja di Michigan dengan Peledak

WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Sebuah serangan brutal mengguncang komunitas Grand Blanc Township, Michigan, pada Minggu 28 September 2025 pagi waktu setempat, ketika seorang pria berusia 40 tahun asal Burton menabrakkan kendaraannya ke pintu depan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Church of Jesus Christ of Latter-day Saints), meledakkan perangkat peledak improvisasi (IED), dan menembaki jemaat dengan senjata assault rifle. 

Insiden ini menewaskan satu orang, melukai 10 lainnya, dan menyebabkan kebakaran hebat yang menghancurkan sebagian bangunan gereja. Penyerang tewas ditembak polisi di lokasi kejadian.

Kepala Polisi di Grand Blanc Township, William Renye, dalam konferensi pers, mengungkapkan bahwa serangan terjadi sekitar pukul 10:25 pagi waktu setempat. 

"Pelaku menabrak pintu depan gereja dengan truk yang telah dipasang IED, lalu keluar dan menembakkan beberapa peluru ke arah jemaat," ujar Renye. 

Dari 10 korban tembakan, satu orang dinyatakan tewas di tempat, sementara dua korban yaitu sepasang suami istri berada dalam kondisi kritis. Delapan korban lainnya dilaporkan stabil dan dirawat di rumah sakit terdekat. 

Penyelidik menduga masih ada korban tambahan yang terjebak di dalam bangunan akibat kebakaran, namun pihak nya harus menunggu hingga api benar-benar padam.

Kebakaran, yang diduga disengaja oleh penyerang ini menyebabkan sebagian atap gereja runtuh. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu kurang dari dua jam, tetapi area dalam gereja masih terlalu berbahaya untuk diselidiki secara menyeluruh. 

"Kami khawatir akan menemukan lebih banyak korban setelah kami bisa mengakses seluruh bangunan," kata Renye.

Saksi mata, Paul Kirby, 38 tahun, yang berada di gereja bersama keluarganya, menceritakan kepanikan saat serangan terjadi. "Saya mendengar ledakan keras, lalu peluru menghantam pintu kaca. Serpihan mengenai kaki saya. Saya berlari mencari istri dan anak-anak saya, dan kami kabur melalui pintu belakang," ungkapnya kepada The New York Times. 

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer menyampaikan duka cita melalui pernyataan di : "Hati saya hancur untuk komunitas Grand Blanc. Kekerasan di tempat ibadah adalah tragedi yang tak bisa diterima. Saya berterima kasih kepada petugas yang bertindak cepat dan memeluk erat komunitas Gereja LDS." Sheriff Genesee County, Chris Swanson, menyebut situasi ini sebagai "pemandangan mengerikan," dengan seluruh bangunan gereja terbakar.

Jaksa Agung AS Pam Bondi dan Direktur FBI Kash Patel mengonfirmasi keterlibatan federal dalam penyelidikan. "Agen FBI dan ATF sedang menuju lokasi untuk menyelidiki penembakan dan kebakaran mengerikan ini. Kekerasan di tempat ibadah sangat menyayat hati," tulis Bondi.

Insiden ini terjadi sehari setelah kematian Russell M. Nelson, presiden Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, pada usia 101 tahun, menambah kesedihan bagi komunitas Mormon. Total korban jiwa mencakup satu jemaat dan penyerang, dengan 10 lainnya luka-luka, menurut laporan FOX 2 Detroit. Jalan di sekitar McCandlish Road tetap ditutup, dengan pusat evakuasi korban didirikan di paviliun utara gereja dan Trillium Theater. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya