Kru Media TMZ Tertawa dan Bersorak Saat Siaran Langsung Penembakan Charlie Kirk

Kru Media TMZ Tertawa dan Bersorak Saat Siaran Langsung Penembakan Charlie Kirk

LOS ANGELES, LELEMUKU.COM – TMZ menghadapi kecaman keras setelah stafnya tertangkap kamera bersorak dan tertawa selama siaran langsung yang melaporkan penembakan fatal terhadap aktivis konservatif Charlie Kirk di Utah Valley University, Orem, Utah, pada Rabu (10/9/2025). 

Insiden ini memicu kontroversi, dengan influencer sayap kanan Laura Loomer menyebut TMZ “bersorak 30 detik sebelum kematian Kirk diumumkan,” seperti diunggah di X.

Media sensasional itu sedang melakukan livestreaming terkait penembakan Kirk dan disaksikan ratusan ribu pemirsa. Hal ini memicu gelombang kemarahan di media sosial. 

TMZ kemudian mengeluarkan permintaan maaf pada Kamis (11/9/2025) subuh waktu setempat.973885/)

Dalam video permintaan maaf yang diunggah di X, pendiri TMZ Harvey Levin dan pembawa acara Charles Latibeaudiere menjelaskan bahwa tawa yang terdengar berasal dari staf di ruang belakang yang sedang menonton pengejaran mobil, bukan terkait kematian Kirk. 

“Kami sedang menyiarkan langsung sepanjang hari selama tragedi ini. Beberapa orang di ruang belakang, jauh dari meja berita, sedang menonton pengejaran mobil dan tertawa serta bertepuk tangan. Kami tahu ini adalah waktu yang buruk dan kami meminta maaf,” ujar Levin.

Ia menegaskan bahwa staf tersebut tidak akan bekerja di TMZ jika tawa mereka terkait pembunuhan Kirk.

Netizen menyatakan bahwa saat itu tidak ada kejadian pengejaran mobil yang viral di seluruh Amerika Serikat. Mereka meragukan permintaan maaf media yang beraliran liberal itu.

Akun Modern_Rock menyatakan, "Fakta bahwa mereka tidak pernah mengunggah video kecelakaan mobil itu dan orang-orang bersorak untuk membuktikan kebohongan mereka sudah cukup menjelaskan semuanya. Studio itu merekamnya dan kamera menyala 24/7 jam".

Kecaman publik, terutama dari pendukung Kirk, menyebut reaksi TMZ “menjijikkan” dan “tidak manusiawi,” dengan unggahan di X seperti dari Mako yang menyoroti ketidaksesuaian sikap staf TMZ saat melaporkan kematian seorang suami dan ayah. 

Meski TMZ menegaskan tawa tersebut tidak disengaja, banyak yang menganggap permintaan maaf mereka tidak cukup, menambah ketegangan di tengah polarisasi politik AS.

Penembakan terjadi sekitar pukul 12.20 waktu setempat (18.20 GMT) di Sorensen Center, saat Kirk, 31 tahun, mengisi sesi “Prove Me Wrong” dalam acara Turning Point USA. 

Video viral menunjukkan Kirk ambruk setelah peluru menembus lehernya, dengan pelaku diduga menembak dari atap gedung berjarak 200 yard. 

FBI dan Utah Department of Public Safety melaporkan bahwa pelaku, yang mengenakan pakaian taktis, masih buron, meskipun dua individu, George Zinn dan Zachariah Qureshi, sempat ditahan dan kemudian dilepaskan. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya