FBI Perluas Pencarian Pelaku Pembunuhan Charlie Kirk di Utah Valley University

FBI Perluas Pencarian Pelaku Pembunuhan Charlie Kirk di Utah Valley University

WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Federal Bureau of Investigation (FBI) terus berkoordinasi dengan mitra penegak hukum setempat untuk mengungkap pelaku pembunuhan Charlie Kirk, aktivis konservatif berusia 31 tahun dan pendiri Turning Point USA, yang tewas ditembak di Utah Valley University pada 10 September 2025. 

Dalam pernyataan terbarunya pada Kamis (11/9/2025), FBI merilis foto-foto tambahan dari orang yang dicari (person of interest), sambil menawarkan hadiah hingga $100.000 bagi siapa pun yang memberikan informasi mengarah pada identifikasi dan penangkapan pelaku, seperti dikutip dari situs resmi FBI dan media nasional pada 12 September 2025.

Charlie Kirk, sekutu dekat Presiden Donald Trump, tewas akibat tembakan tunggal ke leher saat berpidato di acara "The American Comeback Tour" Turning Point USA di kampus Utah Valley University, Orem, Utah, sekitar pukul 12.20 waktu setempat. 

Insiden ini terjadi di tengah kerumunan besar mahasiswa, menimbulkan kepanikan dan penutupan kampus hingga akhir pekan. Turning Point USA, organisasi yang didirikan Kirk pada 2012, mengonfirmasi kematiannya melalui pernyataan resmi, menyebutnya sebagai "pembunuhan yang menghancurkan hati" dan meminta doa untuk keluarganya yang muda.

Foto-foto baru yang dirilis FBI diambil dari rekaman pengawas kampus, menampilkan individu berpakaian hitam yang diduga pelaku, termasuk close-up wajah dan pakaian khas seperti sepatu Converse. 

Video pengawas juga dibagikan, menunjukkan sosok tersebut melompat dari atap gedung tempat tembakan berasal, lalu berlari ke area berbukit sebelum menghilang ke semak-semak. 

Bukti yang ditemukan termasuk senjata api Mauser .30-06 bolt action yang dibungkus handuk di kawasan hutan dekat lokasi, serta jejak sepatu di atap. 

"Individu ini tampak berusia usia kuliah dan mahir menangani senjata berdaya tinggi, serta tampaknya akrab dengan tata letak kampus," ujar Komisaris Utah Department of Public Safety Beau Mason dalam konferensi pers Kamis malam.

Pencarian pelaku terus meluas, dengan lebih dari 130 tips dari masyarakat yang sedang diselidiki—jumlah terbesar sejak bom maraton Boston 2013. 

Dua orang sempat ditahan Rabu malam, termasuk satu yang sempat diumumkan oleh Direktur FBI Kash Patel di media sosial sebagai "subjek", tapi keduanya dibebaskan setelah diinterogasi karena tidak terkait. 

Saat ini, tidak ada tersangka resmi yang ditahan, dan FBI menduga ini adalah serangan terencana yang dirancang dengan detail, termasuk pembuangan senjata di jalur pelarian. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya